Tutup Triwulan III, Kanwil DJP Bali Bukukan Penerimaan Pajak Rp 9,45 Triliun

Kepala Kanwil DJP Bali Nurbaeti Munawaroh (Foto: istimewa)

Sampai dengan 30 September 2023, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP Bali) yang mengemban tugas  mengumpulkan penerimaan pajak  2023 sebesar Rp10,11 triliun, telah berhasil mengumpulkan penerimaan pajak Rp9,45 triliun atau 93,52% dari target yang ditetapkan. Realisasi ini melebihi capaian penerimaan pajak secara nasional yang sebesar  80,78%. Realisasi penerimaan pajak Kanwil DJP Bali tahun 2023 ini  mengalami pertumbuhan sebesar 29,70% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 yaitu Rp 7,290 triliun. 

Menurut Kepala Kanwil DJP Bali Nurbaeti Munawaroh, penerimaan pajak tahun 2023  didukung oleh lima sektor dominan penentu penerimaan yaitu Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor sejumlah Rp 1.874 miliar yang berkontribusi 19,83% dari realisasi penerimaan, Aktivitas Keuangan dan Asuransi sebesar Rp 1.560 miliar yang berkontribusi 16,51% dari realisasi penerimaan.

Selanjutnya, ia menambahkan, Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum sejumlah Rp 1.097 miliar yang berkontribusi 11,6% dari realisasi penerimaan, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sejumlah Rp 985 miliar yang berkontribusi 10,42% dari realisasi penerimaan, dan Industri Pengolahan sejumlah Rp 758 miliar yang berkontribusi sejumlah 8,02% dari realisasi penerimaan.

Sedangkan dari kepatuhan penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) untuk tahun pajak 2022, wajib pajak yang telah melaporkan SPT Tahunan hingga 30 September 2023 mencapai 333.129 SPT dari target kepatuhan sebesar 353.979 SPT, dengan rincian realisasi untuk Wajib Pajak (WP) Badan sejumlah 29.309 SPT, WP Orang Pribadi Karyawan sejumlah 260.200 SPT, dan WP Orang Pribadi Non Karyawan sejumlah 43.620 SPT.

Nurbaeti mengungkapkan, perkembangan validasi NIK menjadi NPWP di Bali sampai dengan 30 September 2023 yang sudah valid mencapai 997.319 wajib pajak atau 81,28% dari total 1.227.038 WP yang terdaftar di Bali.

Baca Juga  Inovasi dan Adaptasi Bisnis Traveloka Pascapandemi

“Saya mengharapkan agar wajib pajak yang status NIK-nya belum valid agar secepatnya melakukan validasi NIK menjadi NPWP secara mandiri pada laman djp online atau  dengan datang ke Kantor Pajak terdekat sebelum 31 Desember 2023,” ujar Nurbaeti seraya menyampaikan apresiasinya kepada seluruh wajib pajak yang telah melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan baik. Dia optimis, melalui peran wajib pajak target penerimaan pajak tahun 2023 Kanwil DJP Bali dapat tercapai 100%.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *