Taktik TIKI Memacu Inovasi Digital dan Mengkreasikan Talenta Muda Logistik

Foto : TIKI

PT Citra Van Titipan Kilat atau TIKI, mencermati kebutuhan konsumen untuk memperoleh pelayanan jasa logistik dan kurir yang mudah diakses serta ada komunikasi dua arah. Lantaran demikian, TIKI memutakhirkan fitur dan menyematkan kecerdasan buatan (artificiall intelligence/AI) di platform digital di masa pandemi hingga pasca pandemi Covid-19.

Pengembangan digital ini bertujuan untuk memberikan pengalaman konsumen yang unggul. Widiantoro, Operational Gateway and IT General Manager TIKI, mengatakan TIKI sejak mulai beroperasi pada 1970 hingga saat ini menjaga relevansi produk dan layanannya. Era digital ini menciptakan interaksi yang baru antara TIKI dan konsumen. “Customer semakin kritis dan komunikasi yang seamless, tanpa batas,” ujar Edwin pada pemaparan di Indonesia Original Brands & Most Reputable Companies 2023 seperti ditulis SWAonline pada Rabu (10/1/2024)..

Perubahan perilaku konsumen dan menjamurnya perusahaan logistic kian menambah persaingan bisnis di industri logistik nasional. Bisnis logistik yang kompetitif itu tak membuat roda bisnis TIKI melambat. “TIKI berusia 53 tahun dan kami berusaha menunjukkan eksistensi kami di  industri logistik pada era digital,” ujarnya.

Agar layanan TIKI tetap relevan, Edwin menjabarkan strategi dan inovasi TIKI mengkreasikan excellence customer experience. Perusahaan yang beroperasi sejak 53 tahun silam itu mengkreasikan pengalaman konsumen nomor wahid berlandaskan lima pilar, yaitu customer, network, process, technology, dan people.

Tonggak Bisnis TIKI

Sumber : TIKI.

Contohnya, manajemen TIKI merealisasikan prinsip Walk The Talk, seperti memenuhi janji kepada konsumen untuk mengirim paket dalam 1 hari atau 2 hari. “Bukan hanya tercepat tetapi kami bisa memenuhi janji kepada konsumen,” imbuhnya. Kemudian, manajemen aktif mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan memberikan solusi untuk menuntaskan kendala yang dihadapi konsumen, dan peduli kepada sosial serta lingkungan seiring dilaksankan program CSR TIKI.

Langkah nyata lainnya adalah inovasi produk dan layanan terbaru. TIKI pada 2021, misalnya, mengembangkan solusi pengiriman pada gerai drive thru TIKI untuk memudahkan transaksi konsumen. Tak hanya itu, TIKI memperluas jaringan seiring kemitraan dengan menciptakan sharing office bersamaSnappy dan Bank Mandiri Taspen.

Model kolaborasi TIKI dengan Bank Mandiri Taspen, Snappy, atau perusahaan kurir lainnya itu adalah saling berbagi armada di daerah. ”Kami bisa menggunakan armada mereka atau sebaliknya sehingga lebih efisien, dan di sisi lain berkontribusi mengurangi emisi gas karbon,” katanya.

TIKI memiliki jaringan operasional yang luas dan mencakup 65 kota besar di Indonesia, lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia. TIKI memberikan layanan pengiriman yang andal dan efisien kepada semua pelanggan lantaran cakupan jaringannya itu mudah diakses konsumen

TIKI menjaga konsistensi standar operasional dan budaya perusahaan yang terefleksikan di seluruh lini operasional. TIKI, lanjut Edwin, memberikan standar pelayanan yang andal di seluruh jaringan.

Beragam pengembangan layanan di aplikasi dan website disediakan TIKI, antara lain menambah fitur payment point online booking (PPOB) di aplikasi Tiki. Fitur ini memanjakan konsumen untuk bertransaksi, seperti membayar listrik, air, dan telepon . “Mobile apps Tiki menyediakan fitur pembayaran cashless dengan berbagai macam tools pembayaran, mulai dari e-wallet, QRIS, hingga credit card,” kata Edwin.

Baca Juga  Intip Strategi Pemasaran Infinix Mencapai Top 3 Smartphone

Fitur terbaru lainnya ialah entertainment. Fitur ini menyodorkan siaran TV nasional dan konten video on demand. Jadi, aplikasi TIKI tak hanya menyodorkan jasa dan transaksi kurir. Pada aspek pelayanan, TIKI memutakhirkan beberapa fitur yang sudah ada sebelumnya, seperti fitur Pick Up Paket agar konsumen dapat memesan jadwal penjemputan paket sesuai dengan keinginannya.

Kemudian, fitur Tracking Pengiriman untuk memudahkan pelanggan melacak status kirimannya. Lalu, fitur Membership Sobat TIK, yang menyediakan beragam benefit kepada konsumen, seperti potongan harga hingga layanan prioritas.Edwin mengatakan TIKI mengembangkan digitalisasi seiring dengan peluncuran Transportation Management System berbasis AI dan meningkatkan keterikatan (engagement) konsumen di seluruh kanal media sosial. “Kami revamping aplikasi mobile TIKI dengan adanya fitur-fitur termutakhir agar layanan TIKI tetap relevan,” tutur Edwin.

Menempa Talenta Muda Logistik

TIKI tak hanya mengembangkan relevansi produk dan layanannya saja. Perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta ini menautkan relevansi industri logistik dengan generasi muda berkarier di bidang ini. Caranya, TIKI dan lima perguruan tinggi berkolaborasi untuk mencetak  talenta muda di industri logistik.

TIKI pada September–November 2023 berbagi pengetahuan kepada mahasiswa di Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti), Politeknik APP Jakarta dan Universitas Pertamina di Jakarta serta Telkom University dan Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung, Jawa Barat. TIKI menggelar Goes To Campus di perguruan tinggi tersebut. Kegiatan yang bertajuk #LogisTIKIndonesiaButuhAnakMuda itu menempa para mahasiswa menjadi talenta dan pelaku usaha logistik.

Kerja sama dengan perguruan tinggi tersebut mencakup program pelatihan dan pendidikan mahasiswa melalui praktisi mengajar dan kunjungan mahasiswa, program beasiswa mahasiswa berprestasi, dan magang kerja. Tidak hanya itu, kerja sama tersebut pun memfasilitasi karyawan TIKI yang ingin memperkaya ilmu pengetahuannya dan menempuh pendidikan melalui program khusus antara TIKI dengan perguruan tinggi, dan membuka peluang kewirausahaan melalui program kemitraan TIKI dengan program khusus.

Pada kesempatan terpisah, Yulina Hastuti, Direktur Utama TIKI, menyampaikan TIKI berikhtiar untuk berkontribusi mengembangkan sektor kurir dan logistik di Indonesia. “Regenerasi di sektor ini perlu terus diupayakan dengan melibatkan para pelaku industri agar kompetensi yang dicetak sesuai dengan kebutuhan industri masa depan yang semakin digital. Hal inilah yang melatarbelakangi kami menggandeng seluas-luasnya lembaga pendidikan tinggi untuk berpartisipasi dalam pengembangan pendidikan di industri transportasi dan logistik yang bermanfaat bagi generasi mendatang,” kata Yulina dalam keterangan tertulisnya.

(kedua dari kiri) Yulina Hastuti, Direktur Utama TIKI. (Foto : Narasi Academy).

TIKI mengampanyekan bahwa sektor logistik membutuhkan partisipasi anak muda untuk mendukung regenerasi talenta di sektor logistik nasional dan meningkatkan daya saing industri ini. Lantaran demikian, TIKI berancang-ancang mempersiapkan talenta muda yang terampil, kreatif dan mengkreasikan inovasi di industri logistik.

Sektor logistik diproyeksikan mencatatkan pertumbuhan di masa mendatang. Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) mengestimasikan pertumbuhan industri logistik sebesar 5-8%. Industri ini akan ditopang pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Data yang disodorkan Google, Temasek & Bain yang dirilis pada November 2023 itu mengestimasikan nilai gross merchandise value (GMV) ekonomi digital Indonesia pada 2025 senilai US$ 109 miliar. Nilai GMV ini diperkirkan melonjak berlipat ganda di 2030.. Kontributor terbesar pertumbuhan ini diperkirakan bersumber dari e-commerce. Dampaknya, sektor logistik akan mengalami pertumbuhan seiring peningkatan ekonomi digital nasional.

Baca Juga  Mantan Atlet MMA Rudy Golden Boy Ternyata Pengurus PSI dan Bacaleg Dapil Banten

Proyeksi GMV Ekonomi Digital Indonesia

Sumber : Google, Temasek & Bain.

Pertumbuhan industri logistik direspons TIKI yang menggandeng perguruan tinggi. Sebab, sejumlah perguruan tinggi menyediakn Program Studi Logistik. Erika Fatma, Ketua Program Studi Manajemen Logistik Industri Elektronika Politeknik APP Jakarta, mengatakan, dalam 3-5 tahun terakhir, minat generasi muda terhadap mengikuti program studi yang berkaitan dengan transportasi dan logistik di berbagai universitas mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sebanyak 19 program studi baru di bidang logistik pada  jenjang D3 hingga S2 dibuka pada kurun waktu 2020 – 2023.   “Untuk Politeknik APP Jakarta, jumlah peminat Program Studi Logistik pada 3-5 tahun terakhir meningkat sekitar 10-15% setiap tahunnya. Perkembangan e-commerce dan kemajuan teknologi dalam integrasi proses logistik menjadi salah satu daya tarik bagi generasi muda yang akrab dengan teknologi untuk terlibat dalam pengembangan logistik di era digital,” tutur Erika.

Erika menyampaikan tantangan perguruan tinggi mengembangkan SDM saat ini adalah berpacu dengan perubahan di Industri yang bergerak dengan sangat cepat. Tingginya laju perubahan tersebut memerlukan upaya ekstra untuk memastikan bahwa kurikulum yang disusun oleh lembaga pendidikan, dapat menyiapkan SDM yang memiliki keterampilan yang diperlukan untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama yang erat antara dunia industri dan dunia pendidikan.

Politeknik APP Jakarta mengapresiasi TIKI yang berkontribusi untuk berbagi pengetahuan kepada mahasiswa dan mahasiswi. “Kami memperoleh gambaran yang menyeluruh dari teori yang mereka dapatkan di kampus dengan praktik di lapangan, penyesuaian apa yang perlu dilakukan dan soft skill apa yang dibutuhkan untuk beradaptasi,” ujar Erika.

Pendapat senada disampaikan Sita Anisah Sholihah, Dosen Tetap dan Sekretaris Program Studi Logistik di ITL Trisakti.  “Dulu logistik dan transportasi dianggap sekedar pendukung bisnis dalam pendistribusian dan inventori barang, namun sekarang logistik merupakan sektor strategis untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional, dan menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan daya saing suatu perusahaan atau merek,” ujar Sita.

Trie Maulana A, Direktur Pelaksana TIKI, menyampaikan TIKI memacu generasi muda Indonesia untuk mempelajari potensi industri kurir dan menjajaki potensi menjadi wirausaha di sektor logistik. “Melalui program kemitraan, kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda Indonesia untuk memiliki bisnis logistik. Di sisi karier, kami juga ingin lebih banyak lagi anak muda yang bergabung dengan TIKI. Kami juga mendorong perempuan- perempuan muda dan berbakat untuk bergabung bersama kami,” kata Trie. (*)



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *