Sanyo, Melegenda dan Tetap Terbaik di Pasar Pompa Air

Alvin Iskandar Ghazali, Sales Manager PT Setrindo Prima.

Mesin pompa air merek Sanyo pada survei IBBA tahun ini kembali menjadi jawara di kategorinya. Tentu saja, ini bukan hasil yang mengejutkan. Nama merek Sanyo memang sudah dikenal secara nasional dan punya basis pelanggan loyal hingga ke pelosok desa. Bahkan, bisa disebut sudah melegenda di pasar pompa air.

Di sisi lain, hal itu menunjukkan persistensi dan kesuksesan pengelolanya dalam menjaga merek ini. Sehingga, Sanyo terus eksis dan punya brand value tertinggi di pasar, sebagaimana terdeteksi dari survei IBBA tahun ini.

Tentu saja, menjaga posisi market leadership bukan hal mudah. Ini mengingat makin banyak produk pompa air di pasar Indonesia, baik pemain lokal maupun pemain asing, terutama dari China dan Eropa.

“Kami menjaga agar brand Sanyo selalu mengikuti perkembangan tren dan tantangan yang dihadapi, termasuk meningkatnya teknologi layanan online, berubahnya pola konsumen yang menuntut semuanya serba cepat. Kami berusaha membuat strategi bisnis dan inovasi yang relevan dengan perubahan tren,” kata Alvin Iskandar Ghazali, Sales Manager PT Setrindo Prima, perusahaan pemasar pompa air merek Sanyo.

Pernyataan Alvin bukanlah isapan jempol belaka. Contohnya, dari strategi targeting, Sanyo tak hanya fokus pada lapisan masyarakat dewasa yang sudah menjadi real user, tapi juga mengedukasi segmen generasi Y dan Z. Diyakini bahwa mereka adalah generasi yang potensial serta mendominasi populasi media sosial dan teknologi saat ini.

Dari sisi promosi dan branding, Sanyo fokus beriklan pada konten medsos berkualitas tinggi yang melibatkan audiens secara luas dan on target. “Kami juga selalu berusaha memahami dan mengikuti algoritma pada social media dan digital platform lainnya,” kata Alvin.

Baca Juga  Pekerja Tertimbun Tanah Longsor di Duren Sawit: 2 Sudah Dievakuasi, 1 Masih Dicari

Agar program promosi bisa berjalan efektif, manajemen merek Sanyo mengombinasikan media konvensional dan digital. Contohnya, untuk membangun engagement, dibuatlah iklan LED videotron yang menarik, dan iklan di papan nama atau signboard yang di dalamnya terdapat informasi website dan medsos Sanyo.

“Kami memilih KOL (key openion leader) berdasarkan target audience, kemudian latar belakang KOL tersebut, dan yang terakhir adalah followers,” Alvin menjelaskan.

Strategi promosi multichannel untuk kanal digital dilakukan dengan memanfaatkan medsos, seperti akun resmi di Instagram @sanyoindonesia yang terhubung ke toko online. Pada saat yang bersamaan, juga tetap maintain gerai nondigital, seperti toko-toko resmi yang menjadi dealer.

Multichanelling ini bukan hanya dilakukan pada aktivitas promosi. Namun, juga pada aktivitas servis dan pelayanan pelanggan untuk memaksimalkan kepuasan konsumen di era digital.

“Kami selalu berusaha secepat mungkin merespons pertanyaan ataupun keluhan konsumen dengan memberikan informasi dan solusi pada tiap masalah konsumen melalui media digital,” kata Alvin.

Pihaknya memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan. Antara lain, nomor WhatsApp khusus untuk masalah-masalah yang terkait produk (layanan pascajual), serta  medsos seperti Instagram dan website untuk menginformasikan seputar produk, trik-trik yang bermanfaat, dan informasi lainnya yang terkait dengan produk pompa air Sanyo.

“Kami berusaha optimalkan customer experience, jujur dalam menginformasikan produk, dan menjaga pelayanan after sales,” ungkap Alvin. Termasuk, dengan berkolaborasi bersama pemasar lain dalam promosi. Misalnya, setiap pembelian pompa air Sanyo akan mendapatkan produk seal tape, keran, dan pipa dari brand tertentu dan sebaliknya, sehingga hasilnya akan saling menguntungkan bagi para pengelola brand terkait.

Kualitas produk, sebagai pilar utama kepuasan pelanggan, pun terus dijaga. Manajemen Sanyo yakin hanya konsumen yang puas yang bersedia merekomendasikan produk ke konsumen lain hingga terjadi word of mouth marketing.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Sanyo menambah varian pompa air, seperti pompa booster (pompa pendorong dengan watt yang lebih besar) dan pompa submersible (4 tipe). Pihaknya juga terus me-maintain toko online (e-commerce), terutama menyasar generasi milenial yang sibuk dan lebih menyukai kepraktisan.

Baca Juga  Selandia Baru Hapus Semua Aturan COVID-19 Mulai Besok

Sanyo punya visi ingin menjadi produk pompa air pilihan nomor 1 masyarakat Indonesia di setiap kategori. Saat ini kontribusi penjualannya di gerai/toko fisik masih dominan, di atas 50% dari total penjualan. Namun, pertumbuhan penjualan produk via e-commerce pun terus meningkat, khususnya pascapandemi Covid.

Melihat tren peningkatan kanal ecommerce, Alvin melihat bukan hal mustahil bila ke depan penjualan via ecommerce akan menyamai penjualan konvensional, bahkan bisa melebihi. (*)

Sudarmadi/Darandono

www.swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *