Rusia Ledek Senjata Buatan Barat di Ukraina: Mudah Dihancurkan

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan pada Selasa, 15 Agustus 2023 bahwa sumber daya militer Ukraina hampir habis. Sebabnya Ukraina terus melancarkan serangan balasan ke Rusia untuk merebut kembali wilayah yang hilang.

“Meskipun mendapat bantuan komprehensif dari Barat, angkatan bersenjata Ukraina tidak bisa mencapai hasil,” kata Sergei Shoigu pada konferensi keamanan di Moskow. “Hasil awal dari serangan itu menunjukkan bahwa sumber daya militer Ukraina hampir habis,” katanya.

Dia menambahkan bahwa tidak ada yang unik tentang senjata Barat. Senjata itu juga tidak kebal terhadap senjata Rusia di medan perang.

Shoigu berbicara di Konferensi Moskow tentang keamanan internasional. Rusia mengundang perwakilan dari lebih dari 100 negara untuk hadir, kecuali negara-negara Barat.

Pertemuan itu dihadiri pula oleh Menteri Pertahanan China, Li Shangfu. Shoigu, 68 tahun, mengatakan bahwa perang dengan Ukraina itu telah menjadi ujian serius bagi Rusia. “Dalam operasi militer khusus, tentara Rusia telah menyanggah banyak mitos tentang keunggulan standar militer Barat,” kata Shoigu dalam pidato publik menurut sebuah teks yang disediakan oleh kementeriannya.

“Hasil awal operasi tempur menunjukkan bahwa sumber daya militer Ukraina hampir habis,” kata Shoigu. 

Iklan

Shoigu mengatakan dia akan merinci tentang kelemahan senjata Barat. “Kami memiliki data tentang penghancuran tank Jerman, kendaraan lapis baja Amerika, rudal Inggris dan sistem senjata lainnya,” katanya. “Kami siap membagikan penilaian kami dengan mitra kami.”

Dalam sambutannya yang ditujukan ke Cina, Shoigu mengatakan bahwa Barat sengaja mengobarkan kekerasan di sekitar Taiwan. Ia membandingkan situasinya dengan perang Rusia Ukraina.

“Dalam kondisi ini, hubungan bilateral antara Rusia dan Cina telah melampaui tingkat hubungan strategis dalam segala hal, menjadi lebih dari sekedar sekutu,” kata Shoigu.

Baca Juga  Alasan Pakar Sarankan Lupakan Minuman Dingin dan Sandal Jepit saat Liburan

REUTERS 

Pilihan Editor: Donald Trump Diperintahkan Serahkan Diri, Didakwa Lakukan Penipuan Pemilu



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *