Curigai Lahan Milik Wihara yang Hilang, Akademisi Ajukan Amici Curiae ke PT DKI

Rabu, 16 Agustus 2023 – 22:00 WIB

Jakarta – Prihatin atas putusan pengadilan negeri Jakarta Selatan yang dinilai tidak adil terhadap Wihara Amurva Bhumi, Jl. Dr Satrio, Jakarta Selatan, sejumlah guru besar dan dosen dari berbagai perguruan tinggi menyampaikan pendapat hukum yang dikenal dengan istilah Amici Curiae ke Pengadilan Tinggi Jakarta. Total ada 31 akademisi yang mengajukan Amici Curiae. 

Baca Juga :

Viral Bengkel Motor Pinggir Jalan Bergeser dan Lenyap, Ini Biang Keroknya

Mereka tergabung dalam sejumlah perkumpulan, yakni Serikat Pengajar HAM Indonesia (Sepaham Indonesia), Asosiasi Filsafat Hukum Indonesia, Pusat Kajian Hukum dan Keadilan, Universitas Gajah Mada, Pusat Studi Hak Asasi Manusia, Universitas Brawijaya, Metajuridika, Fakultas Hukum Universitas Mataram. Sejumlah nama terkenal seperti Prof. Sulistyowati Irianto, dan Prof. Deny Indrayana tergabung dalam kelompok ini. 

Amici Curiae yang ditandatangani 14 Agustus 2023 ini bertolak dari keluarnya putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan nomor 761/ pdt.g/2022/PN.J kt.Sel. Putusan itu memenangkan PT Danataru (penggugat) atas konflik sebidang tanah seluas 462 m2 yang menjadi akses masuk menuju Wihara Amurva Bhumi (tergugat). 

Baca Juga :

PN Jaksel Terima Petikan Putusan Kasasi Ferdy Sambo Cs Hari Ini

Majelis hakim bahkan menghukum Wihara sebesar Rp 1.386.000.000,-  dan uang paksa Rp 200.000 bagi setiap keterlambatan pembayaran. 

Baca Juga :

Geger Tanah di Negara Adidaya Ini Mengandung Zat Pemicu Kanker

“Vihara adalah rumah ibadah, Rumah Tuhan. Penggunaannya  bukan untuk kepentingan komersial. Kok majelis hakim pakai pertimbangan bisnis, untung rugi?” ujar Widodo Dwi Putro, Dosen Fakultas Hukum Universitas Mataram.

Dalam amar putusan majelis hakim, alas hak pihak penggugat adalah sertifikat Hak Guna Bangunan No. 298/ Desa Karet Semanggu atas nama Penggugat berdasarkan Surat Ukur No. 567/1998 tanggal 19 Februari 1998. 

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *