Blibli Perkokoh Ekosistem Omnichannel, Manjakan Penggemar Apple

CEO & CoFounder Blibli, Kusumo Martanto. (Foto : Blibli).

Inventure Indonesia, lembaga riset dan konsultan pemasaran, menjabarkan strategi penjualan ekosistem yang dipraktikkan Amazon Web Service (AWS) mengkreasikasn pasar ekosistem yang menuai keberhasilan. Sebab, kolaborasi ekosistem penjualan yang dikreasikan AWS ini memacu sinergi dan integrasi dalam satu grup perusahaan.

Yuswohady, Managing Partner Inventure, menyampaikan keunggulan penjualan ekosistem jika dibandingkan dengan penjualan tradisional itu adalah lebih sistematis, fokus, mengintegrasikan lintas sektor bisnis pada satu ekosistem, menghasilkan nilai tambah, dan berdampak positif terhadap laju bisnis pada jangka panjang.

Kolaborasi ekosistem itu menautkan beragam entitas bisnis yang menyodorkan produk atau layanan yang bernilai tambah kepada konsumen.” Saat ini, setiap market adalah pasar ekosistem. Menggarap hal ini akan menghasilkan revenue stream yang masif dan berkelanjutan,”  ujar Yuswohady pada risetnya bertajuk Ecosystem Selling, Strategi Penjualan Menggarap Pasar Ekosistem yang dikutip SWAonline pada Jumat (15/12/2023).

Perihal kolaborasi ekosistem, Yuswohady mengamati PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli merealisasikan aksi korporasi dan berkolaborasi pada ekosistem bisnisnya. Tujuannya adalah menciptakan sinergi dan integrasi ekosistem di e-commerce Blibli dengan ekosistem perbankan (BCA), leisure & lifestyle, yakni tiket.com atau Mola TV, dan ekosistem physical grocery-nya Ranch Market.

Yuswohady menyebutkan  sinergi dan integrasi pada kolaborasi ekosistem Grup Djarum di Blibli itu bertujuan untuk memperluas  basis konsumen dan menciptakan inovasi serta portofolio produk terbaru, contohnya Blibli Tiket PayLater. Langkah ini akan memperkuat fundamental bisnis Blibli dan menciptakan value creation dalam jangka panjang. Kolaborasi ekosistem diyakini bakal menjadi daya ungkit Blibli di masa mendatang.

Perseroan pun menggencarkan omnichannel di  e-commerce pada Blibli.com serta bisnis online travel agent melalui Tiket.com dan gerai ritelnya itu. Solusi omnichannel yang disediakan Blibli ini menciptakan suatu fleksibilitas kepada konsumen untuk berbelanja secara online maupun offline. Pelayanan di omnichannel Blibli ini memudahkan konsumen untuk bertransaksi dan berbelanja sesuai kebutuhannya, konsumen cukup mengaksesnya dalam satu platform karena Blibli terintegrasi dengan tiket.com dan jaringan supermarket Ranch Market.

Pengembangan omnichannel yang mengintegrasikan ekosistem digital dan konvesional itu telah diimplementasikan Blibli sejak tahun 2015 dengan merilis fitur Blibli InStore. Fitur ini mengintegrasikan saluran pembayaran online untuk transaksi di di gerai-gerai offline para mitranya.

Pada 2018, Blibli meluncurkan Click&Collect yang memungkinkan konsumen untuk berbelanja online di Blibli tanpa harus menunggu kurir mengantarkan pesanan ke alamat tujuan konsumen, Fitur ini merespons perilaku konsumen yang gemar berbelanja di platform online to offline (O2O). Sebab, Click&Collect ini menyediakan layanan kepada konsumen untuk membeli produk secara online di situs atau aplikasi Blibli, yang kemudian mengambil pesanannya itu di gerai fisik.

Blibli juga mengintegrasikan program loyalty reward dalam satu platform (Blibli Tiket Rewards). Tak berhenti di situ, Blibli mengintegrasikan ekosistem dengan jaringan supermarket Ranch Market Group dan Ranch Market Official Store pasca perseroan mengakuisi  jaringan supermarket di bawah naungan PT Supra Boga Lestari Tbk di 2021.

Omnichannel merupakan strategi Blibli.com untuk menyediakan pelayanan konsumen yang andal (customer service excellent) untuk berbelanja di kanal digital dan offline. Guna menghadirkan hal ini,  Blibli menyediakan beragam layanan dan kanal pelayanan konsumen nomor wahid, diantaranya jaminan 100% produk orisinal, pengiriman 2 Jam Sampai, Trade-In, serta pusat layanan konsumen di website, WhatsApp, atau e-mail.

Baca Juga  Dealer Full EV NETA Lengkapi dengan Fast Charging Station 

Omnichannel  Blibli pun diakselerasi seiring adanya penambahan kemitraan antara Blibli dengan para mitra bisnis. Salah satu inovasinya adalah menambah gerai fisik dengan menambah jumlah toko-toko fisik dari merek-merek dagang ternama di kategori produk elektronik konsumen (consumer electronics). Ini merupakan ikhtiar Blibli untuk memperkokoh omnichannel yang semakin memudahkan konsumen untuk berinteraksi dan bertransaksi tanpa hambatan (seamless). Langkah ini terefleksikan dari kemitraan strategis antara Blibli dengan Apple.

Pada 4 November 2023, misalnya, Blibli  menggelar Midnight Lounge yang menyodorkan pengalaman berbelanja omnichannel kepada pelanggan yang telah melakukan pemesanan iPhone 14 dan iPhone 14 Pro di Blibli. Tepat pukul 00.01 WIB, pelanggan dapat mengambil secara langsung ponsel pintar yang mereka beli secara online. Tak hanya itu, manajemen Blibli juga melepas kurir “BES Paket” untuk mulai mengantarkan pesanan pelanggan yang memilih opsi Midnight Delivery.

CEO & Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto, mengatakan Blibli konsisten menghadirkan produk berkualitas dan bergaransi penuh yang tersedia di toko-toko resmi melalui kurasi ketat. Mulai dari penerapan kebijakan 100% original, hingga layanan pelanggan langsung dengan pusat layanan 24 jam dan penyediaan kebijakan retur bebas khawatir, didukung oleh logistik pengembalian dan layanan purnajual yang unggul.  “Komitmen Blibli dalam memberikan pelayanan kelas atas kepada seluruh pelanggan yang akhirnya membuat kami dipercaya dan menjalin kerja sama strategis dengan mitra-mitra pemegang merek kenamaan baik skala nasional hingga global,” tukas Kusumo.

Pada kesempatan ini, CEO Blibli Omnichannel Mobility Group (OMG,) Wisnu Iskandar, menjelaskan bahwa Midnight Lounge ini merupakan salah satu upaya Blibli, melalui ekosistem yang terintegrasi, semakin mendekatkan solusi omnichannel-nya kepada pelanggan. “Ekspektasi atas pengalaman berbelanja terus berkembang. Hal ini berbanding lurus dengan perilaku berbelanja masyarakat yang tidak lagi fokus pada satu channel saja. Dengan mengintegrasikan online dan offline, kami menghadirkan solusi untuk pengalaman berbelanja yang seamless,” kata Wisnu.

Hal senada juga disebutkan dalam laporan Trade Desk yang menunjukkan bahwa konsumen kembali berbelanja secara offline setelah pandemi lebih terkendali. Namun, percepatan adopsi online di industri ritel tidak ditinggalkan melainkan bersinergi.

Blibli juga menawarkan layanan bernilai tambah seperti buyback guarantee, tukar tambah dengan jaminan harga terbaik, cicilan 0% dengan beragam mitra pembayaran, hingga layanan paylater. Wisnu mengungkap Blibli OMG yang fokus pada lini gerai ritel offline juga memperkuat integrasi online-to-offline (O2O) melalui fitur Click&Collect di Blibli Store.

Pelanggan pertama yang hadir, Nanditama mengapresiasi upaya Blibli memberikan pelayanan ekstra lewat Midnight Lounge. “Acara ini menjadi nilai tambah dari sudut pandang pelanggan. Selain mendapatkan kesempatan eksklusif membawa pulang iPhone 14 lebih awal, mengambil pesanan secara langsung di Midnight Lounge memberikan kenyamanan dari sisi pelayanan, serta banyak penawaran menarik yang diberikan,” tutur Nanditama.

Ekosistem Blibli dan Apple

Blibli yang  tercatat sebagai Apple Authorised Reseller  ini memang doyan menghadirkan serangkaian nilai tambah kepada konsumen. Ini diantaranya bonus perlindungan produk selama 12 bulan, yang ditandai dengan stiker Apple Authorised Distributor Blibli pada bagian bawah kemasan produk dan kerja sama servis dengan PT Mitra Care Indonesia.

Baca Juga  Pegadaian Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Sosial

Blibli, melalui anak usahanya Blibli OMG, pada 15 November 2023 mengumumkan kerjasama dengan Mitra Care Indonesia atau MCI dalam menghadirkan drop-off point untuk service perangkat Apple. Layanyan ini memudahkan pelanggan dapat mengirim produk terkait miliknya yang akan diperbaiki ke seluruh jaringan ritel Hello Store yang tersebar di sembilan lokasi di Indonesia.

Solusi terbaru ini semakin memperkuat komitmen Blibli dan Hello Store sebagai Apple Authorised Reseller di Indonesia. Kini, pelanggan tidak hanya bisa tenang ketika membeli produk Apple dengan jaminan 100% original di ekosistem Blibli Tiket, tapi juga diberi kemudahan saat ingin melakukan perbaikan device melalui solusi service dan perawatan yang terpercaya.

Wisnu mengatakan sejalan dengan semangat baru Blibli, yakni simplify to amplify, kerja sama ini semakin memudahkan pelanggan dalam merasakan experience belanja produk-produk Apple di ekosistem Blibli yang saling terintegrasi.

Tidak hanya itu, setiap perangkat Apple yang dijual Blibli terdapat bonus perlindungan produk selama 12 bulan, yang ditandai dengan stiker Apple Authorised Distributor Blibli di bagian bawah kemasan produk yang dibeli. “Untuk itu, kerja sama servis dengan MCI melengkapi serangkaian nilai lebih yang ditawarkan Blibli kepada pelanggan termasuk para Apple fanboy di Tanah Air. Mulai dari fitur online-to-offline (O2O), Tukar Tambah dengan harga kompetitif, banyaknya opsi pembayaran, hingga jaminan 100% original dan layanan servis berkualitas,” ujar Wisnu

Jaringan service dan perawatan produk-produk Apple hasil kolaborasi Blibli dan MCI berlaku untuk device resmi Apple yang dibeli langsung secara online di Blibli dan hellostore.id maupun secara offline di Blibli Store dan Hello Store. Adapun garansi layanan dari Blibli berlaku di semua channel service Apple di seluruh Indonesia. Jadi, konsumen tak perlu risau perangkatnya akan ditolak saat ingin melakukan perbaikan.

Berbekal penyediaan saluran penjualan dan perawatan yang terintegrasi, Blibli terus memberikan pengalaman belanja yang Pasti Puas Tanpa Tipu-Tipu untuk para Apple fanboy di Indonesia. Tidak hanya agar mereka bisa memiliki produk-produk Apple seri teranyar, tapi juga dapat melakukan perawatan usia perangkat terjaga.

Komitmen ini sejalan dengan posisi Blibli sebagai platform omnichannel commerce dan gaya hidup tepercaya dengan ekosistem produk dan layanan lengkap dan terintegrasi dalam memenuhi berbagai kebutuhan konsumen dengan maksimal.Peluang Blibli menggenjot penjualan Apple terbuka lebar, khususnya smartphone.

Menilik laporan International Data Corporation (IDC), pasar ponsel pintar (smartphone) di Indonesia pada kuartal III/2023 sebanyak 8,9 juta unit, naik tumbuh 8,8% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Data IDC menyebutkan pengiriman Apple iPhone 13 dan iPhone merupakan dua dari 3 smartphone yang berkontribusi cukup dominan terhadap pengiriman smartphone di segmen harga di atas US$ 600. Pengiriman iPhone di segmen rentang harga US$ 200-600 juga menorehkan hasil manis. (*)



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *