Amazon di Ambang Kritis

Rabu, 9 Agustus 2023 – 14:09 WIB

VIVA Tekno – Delapan negara Amerika Selatan telah sepakat untuk meluncurkan aliansi untuk melindungi Amazon, berjanji pada pertemuan puncak di Brasil untuk menghentikan hutan hujan terbesar di dunia mencapai “titik tanpa harapan”.

Baca Juga :

Driver Ojol Pemerkosa WNA Asal Brasil di Bali Ditangkap

Para pemimpin dari negara-negara Amerika Selatan juga menantang negara-negara maju untuk berbuat lebih banyak, untuk menghentikan penghancuran besar-besaran hutan hujan terbesar di dunia, tugas yang menurut mereka tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab beberapa negara saja ketika krisis disebabkan oleh begitu banyak negara, menurut laporan Al Jazeera.

Baca Juga :

Heru Budi Minta ASN Pemprov DKI WFH saat Gelaran KTT ASEAN

Kebakaran hebat melanda hutan hujan Amazon.

Kebakaran hebat melanda hutan hujan Amazon.

KTT Amazon Cooperation Treaty Organization (ACTO) yang diawasi ketat, mengadopsi apa yang disebut negara tuan rumah Brasil sebagai “agenda bersama yang baru dan ambisius” untuk menyelamatkan hutan hujan, penyangga penting terhadap perubahan iklim yang diperingatkan para ahli sedang didorong ke tepi jurang runtuh.

Baca Juga :

Pj Gubernur DKI Imbau Swasta Terapkan WFH saat KTT ASEAN Berlangsung di Jakarta

Anggota kelompok tersebut, Bolivia, Brasil, Kolombia, Ekuador, Guyana, Peru, Suriname, dan Venezuela, menandatangani deklarasi bersama di Belem, di muara Sungai Amazon, menyusun peta jalan berisi hampir 10.000 kata untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan, mengakhiri deforestasi dan melawan kejahatan terorganisir yang mengakibatkan rusaknya Amazon.

Tetapi para peserta KTT berhenti menyetujui tuntutan utama para pecinta lingkungan dan kelompok Pribumi, termasuk agar semua negara anggota mengadopsi ikrar Brasil untuk mengakhiri penggundulan hutan ilegal pada tahun 2030 dan ikrar Kolombia untuk menghentikan eksplorasi minyak baru.

Baca Juga  Peran Pendidikan Vokasi Dalam Mengurangi Pengangguran

Sebaliknya, negara-negara akan dibiarkan mengejar tujuan deforestasi masing-masing.

Halaman Selanjutnya

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, yang telah mempertaruhkan reputasi internasionalnya dalam meningkatkan status lingkungan Brasil, telah mendorong agar wilayah tersebut bersatu di belakang kebijakan bersama untuk mengakhiri deforestasi pada 2030.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *